PURWOREJO – Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan yang tidak hanya berfokus pada kecerdasan intelektual tetapi juga menyentuh aspek spiritual dan emosional peserta didik, Madrasah Aliyah (MA) Al-Iman Bulus sukses menyelenggarakan Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Mengangkat materi utama “Pembuatan Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta”, kegiatan yang berlangsung dinamis dan produktif ini bertempat di Aula Gedung D MA Al-Iman Bulus.
Kegiatan intensif ini dilaksanakan selama dua hari, terhitung sejak Rabu hingga Kamis, 16–17 Juli 2026. Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, madrasah menghadirkan pakar yang kompeten di bidangnya, yaitu Bapak Dr. H. Junaidi, M.Pd., seorang widyaiswara senior dari Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang sebagai narasumber utama.
Rangkaian acara diawali dengan opening ceremony yang berlangsung khidmat. Prosesi pembukaan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, guru dari berbagai mata pelajaran, serta tenaga kependidikan di lingkungan MA Al-Iman Bulus.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala MA Al-Iman Bulus, Bapak Abdul Ghofir Muslim, S.I.P., M.Pd., memberikan sambutan hangat sekaligus membuka acara secara resmi. Dalam sambutannya, beliau memanfaatkan momentum ini untuk membranding MA Al-Iman Bulus sebagai madrasah yang terus adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas kepesantrenannya. Beliau memaparkan deretan pencapaian dan prestasi gemilang yang berhasil diraih oleh MA Al-Iman Bulus dalam beberapa tahun terakhir, yang kian mengukuhkan posisi madrasah di kancah regional maupun nasional.
“Kurikulum Berbasis Cinta ini bukan sekadar konsep, melainkan wujud nyata komitmen kita mendidik dengan hati. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas akalnya, tetapi juga luhur budi pekertinya, ujar Bapak Abdul Ghofir Muslim dalam sambutannya
Memasuki inti workshop, selama dua hari penuh, seluruh peserta diajak untuk membedah instrumen administrasi pembelajaran yang berlandaskan KBC. Di bawah bimbingan langsung Dr. H. Junaidi, M.Pd., para guru dan tenaga pendidik belajar bersama mengenai teknik penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), Modul Ajar, hingga pengembangan berbagai bahan ajar interaktif yang siap diimplementasikan di kelas.
Workshop ini dirancang interaktif dan berbasis luaran. Para peserta tidak sekadar duduk mendengarkan paparan materi (teori), melainkan langsung diterjunkan dalam sesi praktik mandiri dan kelompok untuk menyusun dokumen kurikulum. Tidak berhenti di situ, atmosfer workshop semakin hidup saat beberapa perwakilan guru melakukan presentasi terkait RPP yang telah dibuat serta melakukan praktik mengajar (microteaching) di depan forum untuk menyimulasikan penerapan Modul Ajar KBC secara nyata.
Kendati agenda pelatihan berlangsung padat dari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB setiap harinya, antusiasme dan semangat para guru tetap membara tanpa memudar sedikit pun. Etos kerja dan gairah belajar yang ditunjukkan oleh para pendidik MA Al-Iman Bulus ini sukses membuat sang narasumber, Dr. H. Junaidi, M.Pd., merasa sangat terkesan dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya.
Kegigihan tersebut membuahkan hasil yang konkret. Di akhir kegiatan, workshop ini berhasil menciptakan dua produk administrasi pembelajaran siap pakai hasil karya mandiri para guru, yakni dokumen RPP terintegrasi dan Modul Ajar Kurikulum Berbasis Cinta yang komprehensif.
Rangkaian workshop dua hari ini resmi ditutup pada Kamis sore dengan penuh rasa syukur. Prosesi penutupan diakhiri dengan pembacaan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, memohon keberkahan agar ilmu dan produk yang dihasilkan dapat membawa kemajuan signifikan bagi mutu pembelajaran di MA Al-Iman Bulus ke depan.
TIM MEDIA MA AL-IMAN BULUS
Penulis : Muhammad Wildan Taskuri
Editor : Arfien Febbrianto





