Gerbang Awal Mencetak Kader Nahdlatul Ulama
Bulus, 29 Juni 2026
Semangat kebersamaan, kaderisasi, dan pengenalan lingkungan madrasah mewarnai suasana Masjid Al-Bahnan pada Senin, 29 Juni 2026. Ratusan peserta didik baru kelas X Madrasah Aliyah Al-Iman Bulus mengikuti rangkaian kegiatan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (MATSAMA) yang dipadukan dengan Masa Kesetiaan Anggota (MAKESTA) IPNU-IPPNU. Kegiatan berlangsung dengan lancar dan khidmat, diikuti oleh seluruh peserta didik baru serta didampingi oleh panitia, dewan guru, dan pengurus IPNU-IPPNU.
MATSAMA sendiri bertujuan untuk membantu peserta didik baru mengenal lingkungan Madrasah Aliyah Al-Iman Bulus, memahami tata tertib dan budaya madrasah, serta membangun kesiapan mereka dalam mengikuti proses pembelajaran dan kehidupan di madrasah.
Sedangkan MAKESTA merupakan kegiatan kaderisasi jenjang dasar yang bertujuan memperkenalkan nilai-nilai, sejarah, serta semangat perjuangan tokoh-tokoh Nahdlatul Ulama kepada generasi muda. Melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan mampu memahami pentingnya nilai-nilai berorganisasi sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab sebagai kader penerus Nahdlatul Ulama.
Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan beberapa rangkaian kegiatan. Pada rangkaian acara keempat, Kepala Madrasah Aliyah Al-Iman, Bapak Abdul Ghofir Muslim, S.IP., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta didik baru serta mengucapkan selamat bergabung di keluarga besar MA Al-Iman Bulus. Sebelumnya, sebagian besar peserta merupakan siswa-siswi MTs Al-Iman Bulus yang melanjutkan pendidikan di MA Al-Iman Bulus. Beliau juga berharap para siswa-siswi dapat memanfaatkan kegiatan MAKESTA sebagai sarana untuk menambah wawasan, memperkuat karakter, serta membangun jiwa kepemimpinan sejak dini.
Pada kegiatan MAKESTA kali ini, pihak panitia acara menghadirkan dua narasumber, yaitu Muh. Alfan Husain, S.T.U. dan Fahri Syaifullah, yang menyampaikan materi mengenai ke-IPNU-IPPNU-an, ke-NU-an, serta pentingnya kaderisasi bagi pelajar Nahdlatul Ulama. Penyampaian materi berlangsung secara interaktif sehingga peserta tampak antusias dan aktif dalam mengikuti setiap sesi.
Fahri Syaifullah selaku salah satu pemateri, menegaskan pentingnya kegiatan kaderisasi sebagai upaya menyiapkan generasi penerus Nahdlatul Ulama. “Pentingnya kita melakukan kegiatan seperti ini sebagai upaya mencetak kader generasi Nahdlatul Ulama. Banyak lulusan pesantren yang ketika sudah mukim kehilangan arah. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi gerbang awal untuk mengenal lebih dalam substansi Nahdlatul Ulama. Kalau bukan dari kita yang meneruskan, mau siapa lagi?”
Fahri juga memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar tidak berhenti hanya pada jenjang MAKESTA. “Harapan dari kami sebagai demisioner IPNU MA Al-Iman Bulus, semoga semakin bersemangat dalam mengemban misi organisasi di IPNU-IPPNU. Jangan puas hanya mengikuti MAKESTA, tetapi cobalah tantangan berikutnya seperti LAKMUD, LAKUT, LATIN, maupun LATPEL. Dengan demikian, diharapkan akan lahir estafet kepemimpinan yang mampu membawa Pondok Pesantren Al-Iman Bulus semakin maju dan berjaya.”
Sebagai puncak kegiatan, seluruh peserta mengikuti prosesi pembaiatan yang dipimpin oleh Ketua Pimpinan Cabang (PC) IPNU-IPPNU sebagai simbol resmi bergabungnya peserta menjadi anggota muda IPNU-IPPNU. Acara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama, menandai berakhirnya rangkaian MAKESTA dengan penuh khidmat.
Melalui pelaksanaan MATSAMA & MAKESTA ini, diharapkan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan baik setelah menjadi bagian dari keluarga besar MA Al-Iman Bulus serta terlahirlah kader-kader muda yang memiliki semangat juang kepedulian terhadap organisasi dan mampu meneruskan perjuangan tokoh-tokoh ulama Nahdlatul Ulama di lingkungan madrasah, pesantren, maupun masyarakat.
TIM Media MA Al-Iman Bulus
Penulis : Muhammad Wildan Taskuri
Editor : Arfien Febbrianto





